Harus diakui bahwa walaupun telah banyak usaha untuk meningkatkan sarana prasarana wilayah maupun sarana prasarana desa tetapi masih dirasakan belum mampu untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat. Kondisi jalan, jembatan, dermaga dan bandara masih sangat terbatas baik secara kuntitas maupun kualitas. Sebagai wilayah yang terdiri dari jazirah dan kepulauan maka diperlukan infrastruktur jalan, jembatan dan dermaga serta fasilitas pendukung seperti terminal dan pergudangan. Hal ini diperlukan dalam rangka meningkatkan layanan transportasi yang memadai sehingga mampu memperlancar arus penumpang, barang dan jasa yang merupakan persyaratan utama mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat dan daerah.
Panjang jalan berdasarkan status jalan adalah sebagai berikut :
1. Total panjang jalan nasional di Sulawesi Tenggara adalah 1.293 km
2. Total panjang jalan provinsi adalah 488 km
3. Total jalan kabupaten/kota adalah 5.482 km.
Atau total panjang jalan di Sulawesi Tenggara adalah 7.263 km
Sedang berdasarkan kondisinya keadaan jalan di Sulawesi Tenggara adalah sebagai berikut :
1. Kondisi rusak sedang 1.154 km
2. Kondisi rusak 958 km
3. Kondisi rusak berat 1.435 km
Atau total panjang jalan perlu diperbaiki adalah 3.499 km, sekitar 51%.
Dibandingkan dengan luas wilayah dan potensi pengembangan perekonomian yang ada maka panjang dan kondisi jalan di Provinsi Sulawesi Tenggara masih diperlu ditingkatkan baik secara kuantitas maupun kualitas.
Sebagai provinsi dengan luas perairan laut yang cukup luas maka peranan dermaga sangatlah vital. Jumlah dermaga dan armada laut bagi daerah-daerah pesisir dan kepulauan memegang peranan penting dalam pengembangan perekonomian masyarakat. Gambaran tentang kondisi dan sebaran dermaga di Provinsi Sulawesi Tenggara adalah sebagai berikut :

Status Dermaga
Kabupaten        Nasional       Lokal    Swasta  Khusus
Kolaka Utara     1                 3          3          3
Kolaka  1 6 1 11
Konawe 1 3 1 5
Konawe Selatan 1 4 2 2
Kota Kendari 4 - - 8
Bombana  1 3 2 2
Muna  1 8 4 3
Kota Bau-Bau 2 - - 16
Buton  1 4 3 6
Wakatobi  1 4 2 3
Jumlah 14 38 18 59

Saat ini terdapat 1.841 desa dan 180 kecamatan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari sejumlah tersebut belum semua desa dan beberapa kecamatan telah memiliki sarana perkantoran dan balai desa yang berfungsi dengan baik untuk pelayanan masyarakat, minimal tersedia monografi desa dan kecamatan yang dapat memberikan informasi secara akurat, dengan data yang selalu diperbaharui setiep tahun. Seperti halnya sarana prasarana pemerintahan, maka sarana prasarana ekonomi seperti pasar-pasar desa dan kecamatan, fasilitas  terminal dan pergudangan juga perlu mendapat perhatian, dimana pasar-pasar desa dan kecamatan minimal harus dapat berfungsi sebagai simpul-simpul tataniaga komoditas yang dimilikinya. Pengembangan pasar desa dan kecamatan juga diharapkan akan memacu transaksi ekonomi di tingkat desa dan kecamatan, yang berarti akan mendorong perputaran uang dalam masyarakat. Gambaran mengenai sebaran sarana prasarana pasar sebagai berikut :
Sarana Prasarana Pasar
Kabupaten Pasar Sentral Pasar Kecamatan Pasar Desa Pasar Grosir
Kolaka Utara 1 3 3 3
Kolaka  1 6 1 11
Konawe 1 3 1 5
Konawe Selatan 1 4 2 2
Kota Kendari 4 - - 8
Bombana  1 3 2 2
Muna  1 8 4 3
Kota Bau-Bau 2 - - 16
Buton  1 4 3 6
Wakatobi  1 4 2 3
Jumlah 14 38 18 59